Sunday, December 27, 2009

Happiness is a bad memory

Saya seperti biasa senang sekali berkeliaran di dunia maya untuk membaca sesuatu yg menarik hasrat keingin tahuan saya. Dan saya menemukan tulisan lama teman dekat saya, yg mana dulu hubungan kita baik-baik aja, ga kaya sekarang.

Di tulisan itu saya memberi komentar dan teman-teman dekat yg lain juga, yg menggambarkan bahwa we're in the good mood. Dan saya tau betul apa yg membuat saya beberapa waktu yg lalu senang, bahagia.

Pernah saya baca sebuah quote yg berbunyi, "Happiness is a good health and a bad memory."
Dan emang bener sih. Saya setuju.

Ketika si kebahagiaan datang, semua hal yg berbau positif pasti dilakukan, yg penting senang. Beda dengan orang yg lagi ga bahagia, pasti bawaannya bete, marah-marah, cemberut, atau apapun itulah, yg salah satu akibatnya bisa menyebabkan penuaan dini dan mengurus.

Yg sedang saya rasakan sekarang (dengan keadaan yg telah berubah) mengenai tulisan temen deket saya itu adalah, happiness is a bad memory.

Saya nyesek baca tulisan tersebut, dan hanya bisa tersenyum pahit.

Saya justru lebih sering tertawa membaca tulisan-tulisan lama yg agak menyedihkan dibandingkan tulisan dengan mood bagus. Dan dari pengalaman yg tidak menyenangkan saya mendapat banyak pelajaran. Dan akhir-akhir ini, hal penting yg baru saya sadari adalah tidak boleh terlalu terikat dengan sesuatu.

*MENYADARI dengan MENGETAHUI itu BEDA.

Saturday, August 08, 2009

Sinih Aku Masakin

Aku tidak punya racun untuk kujadikan bumbu masakan yg lezat sayang.
Aku malas masak tanpa racun, karena tanpa racun kamu akan baik-baik saja memakan masakanku.
Aku tak mau kamu baik-baik saja, aku ingin kamu kejang-kejang dan tewas dengan mulut berbusa setelah memakan menu spesial buatanku.
Dan aku akan senang hati menggalikan liang lahat untuk kamu, berapa meter pun kedalaman yang kamu pinta.
Aku akan gali dengan segenap tenagaku.
Karena aku mencintaimu sayang!



Monolog - Riesca Dwi Putri Dhamayanti
Horison, Edisi 1 th. 2009

Sunday, July 26, 2009

Tears

Kamu yang bilang bahwa kamu tidak suka melihat orang menangis.
Kamu yang bilang bahwa segala sesuatu itu tidak akan terselesaikan dengan tangisan, berbicaralah, jelaskan apa yg ada dibenakku.
Tapi jika kamu menjadi aku bagaimana?
Aku yang bukan tipikal orang penjelas, aku hanya bisa tenang dengan melampiaskannya dengan tulisan yang kata kamu ga penting.
Jika aku memakai pertanyaanmu itu untukmu bagaimana?

Kamu bukan aku dan aku bukan kamu.
Jelas.
Jadi seharusnya kamu tau, kadar ke-melan-kolisan tiap individu berbeda. Ada yg seperti kamu, tidak mudah menangis karena hal kecil. Dan ada yg sepertiku, mudah sekali menangis karena hal kecil. Dan ada juga orang yang berada diantara kita.
Jangan tanyakan aku mengapa, karena itu sama saja kamu kembali menyulut percikan api dalam hatiku.
Cukup kamu pergi, tinggalkan aku sendiri.

Sunday, July 12, 2009

Cari Muka

Angkat pantat ilang tempat.
Begitulah kondisi di kereta Argo Wilis dari Surabaya menuju Bandung sabtu kemarin. Selama perjalanan 12 jam tersebut, saya hanya 3 jam duduk di kursi saya sendiri.

Sekolah saya menyewa 5 gerbong. Temen-temen dari gerbong lain banyak yg mengedar di gerbong saya, dan konsekuensinya, kursi saya lenyap! Saya dan kodok pun memutuskan ke gerbong orang-orang yg mencuri kursi kita dan duduk disana.

Karna penggemar kodok semakin banyak saja dan saya agak serem banyak cowo-cowo yg agresif sama kodok, saya langsung aja narik kodok ke gerbong semula. Ternyata di gerbong kita sama aja, ada si Togar yg minta dicomblangin ke kodok. Untungnya kursi saya kosong dan kodok pun sembunyi disana.

Saya pun mengedar ke belakang, ke tempat genk autis main uno. Saya yg ingin ikutan harus menunggu. Karna lama maka saya memutuskan cari kursi dan alhasil tak ada. Saya pun berjalan ke tempat kodok dan nurina, wah ternyata si Togar ada di kursi sebrang.

Karna saya cape, maka saya duduk di bawah, di penyangga kaki kursi Nurina yg ada di pinggir. Saya menyandar di lutut Nurina kemudian geleng-geleng karna tingkah Togar makin parah.

"cari muka DIDEPAN kodok.." kata saya.
"cari muka DIBELAKANG bugenk.." kata kodok.
"ha..?" saya ga ngerti apa maksud kodok.
"tuh liat dibelakang ada papah panda," kodok cengengesan.

Saya mendongkak ke belakang, tapi tak terlihat karna terhalang kursi depan. Ya udah saya dan kodok geleng-geleng sambil cengengesan.

Tak lama kemudian, terdengar suara papah panda menawarkan sesuatu pada Nurina. Saya pun membalikan badan melihat tingkah pongah papah panda tapi tetap sandaran di lutut Nurina.

"apaan nih?" tanya Nurin.
"coba aja, enak," jawab papanda.

Yg ditawarkannya adalah mie bihun yg masih dibungkus plastiknya, yg diremukkan dan dimakan mentah.
Nurin pun mengambil dikit, dan papanda jalan lagi ke arah belakang untuk menawarkan makanannya itu.
Kurang ajar nih, saya ga ditawarin.

Setelah Nurin makan, terlihat dari raut mukanya kalo mie bihun tersebut tak enak. Saya dan kodok ketawa-ketawa.

Sekitar 2 jam kemudian kereta sampai di Bandung, dan saya masih tidak sempat duduk di kursi saya. Genknya Togar diem di gerbong saya mulu, ditambah papah panda yg selalu berkeliaran mulu.

Setelah turun kereta, kodok menyuruh melihat ke tempat papah panda. Dia di jemput keluarganya dan tau gak, ternyata adikknya lebih lucu dari pada papah pandanya. :)

Repost from pandaminnank.multiply.com

Friday, July 03, 2009

One Way to Mature Life

ga tau kenapa nih, kalo hati saya lagi agak-agak ga nyaman saya lebih milih untuk nulis disini daripada cerita sama temen.

perasaan saya sedang bener-bener ga jelas. antara seneng, kesel, marah, ingin nangis, dan penasaran.

kadang saya ga suka kondisi yg kaya gini. tapi di sisi lain saya sangat menikmatinya.

ya, saya akan menikmatinya saat ini.
temen saya bilang, 'one way to mature life'.

*senasib kita Ki. semangat!

Wednesday, February 18, 2009

Hei!

HUUUUUUUUUUUAAAAAAAAAAAAAAAA...........!!!!
Udah lama nih, ga main di sini!
Maaf ya, bagi temen-temen blogger yang nyapa tapi ga diwaro ato apapun itu!
hehehe...
lagi pengen nulis aja nih!
makanya mampir aja ke multiply saya!
*ga setia nih, anaknya. :D

Monday, September 15, 2008

Cape tau, jadi KM yg multitalented!

Ga multitalented juga kali ya..

Tapi multifunction!

Mengertilah kalian teman-temanku..

Taun lalu saya jadi KM di kelas, tepatnya KM multifunction.

Jadi KM iya, bendahara dadakan, sie. Rohani juga, sie. Konsumsi, sie. Keamanan, dan jabatan-jabatan yg lainnya. Hanya sekretaris yg menjalankan tugasnya dengan baik. (Rara Piranha, Pretty… tenkyu yah, kalian berdua..!)

Nah, setelah beberapa hari yg lalu ketika sedang belajar PKn, si guru saya menjelaskan,

“kalo dalam OSIS, semua urusan OSIS bukan hanya ketuanya aja yg kerja kalo ada kegiatan. Kan di OSIS itu udah dibagi-bagi jabatannya, ada Bendahara, Sekretaris, sie. Keamanan, sie. Rohani, sie. Kesenian, dan yg lainnya. Misalnya Farish ketua OSIS, trus Indah ketua sie. Kesenian. Nah, kalo ada acara-acara yg berhubungan dengan kesenian, Farish ga perlu ikut campur, karena itu udah bagian Indah. Jadi Farih hanya jadi pengawas, kalo-kalo ada yg kerjanya ga bener. Trus misalnya Tessa ketua sie. Rohani. Di bulan Ramadhan, biasanya ada acara-acara sanlat atau bagi-bagi zakat ke yg membutuhkannya. Nah, Farish ga perlu juga ikut campur, karena itu udah tugas Tessa…. “

Saya hanya tersenyum-senyum pait mendengarkan penjelasan si Ibu.

Tuh kan!

Gue yg selalu di tegur kalo kelas ribut.

Gue yg selalu ditegur kalo uang kas ga jalan.

Gue yg selalu ditanya sama guru tiap kali mulai pelajaran, “sekarang ayat berapa?”

Gue yg selalu bertugas sebagai KM sendirian, tanpa si wakil KM yg biadab itu yg nyaris di DO..

Gue yg sempet pundung terus nangis gara-gara temen-temen yg udah di ceramahin tiap hari tapi ga insyaf-insyaf. (dan setelah gue nangis, barulah mereka diem)

Gue yg selalu disepet-sepet (dan gue bales sepet) tentang keadaan kelas yg SANGAT TIDAK KONDUSIF..

GIMANA MAU KONDUSIF KALO GA ADA KERJASAMANYA SAMA ANAK-ANAK YG LAIN??

Heuheu..

Hey! Sadar donk, itu semua bukan tugas gue! Tugas gue cuma mimpin kelas, baru kalo ada sesuatu yg ga beres gue bertindak!

Itu cerita setaun yg lalu.

Sekarang saya menjabat sebagai KM lagi. Sejauh ini, ada beberapa sie. yg tidak bertanggung jawab. Bendahara, sie. Rohani, dan sie. Peralatan. (heh, serius, gue kesel sama kalian!)

Si bendahara ga pernah mau nagihin uang kas kalo saya ga nyuruh dia. Dan yg paling membuat saya kesal, naik darah, dan murka adalah si sie. peralatan!

Tugas sie. peralatan adalah menjaga dan bertanggung jawab dengan peralatan milik kelas.

“ndah, ini Styrofoam mo disimpen dimana??”

“ndah, gunting kelas ko ilang??”

“ndah, double tip dimana??”

“ndah, tolong mintain uang ke bendahara lah!”

Itu masih beberapa. Tau ga, cara dia ngucapinnya gimana??

Ngucapin dengan suara pelannya tapi selalu ada penekanan disetiap pertanyaannya, raut muka yg sok penting…, sambil memicingkan matanya sebelah. Knapa ga juling aja sekalian? Heuheu..

haaarrrggghhh… saya yg bukan orang penyabar, jelas donk langsung emosian, dan ngejawab pertanyaan-pertanyaannya itu dengan males, “mana gue tau!”

Untung aja saya bukan tipe orang yg suka marah-marah di depan orang lain. Itu kelemahan saya. Kalo saya marah pasti saya nangis.

Hahaha…

Buat temen-temen saya yg baca postingan ini, tolonglah mengerti..

Selain cape fisik, batin juga cape tauk..

Friday, September 12, 2008

memang pada dasarnya gitu..

*sebelumnya, saya ingin mengutuk multiply! dasar multiply, bikin orang pundung!

“kamu mah cicingeun kalo di dunia nyata! Beda sama di YM..”

Itulah komentar dari dari Kristy Nelwan pada saya, ketika saya menghadiri launching bukunya yg ke-dua di Gramedia merdeka kemaren.
Sebenernya pada dasarnya saya ini memang anaknya suka diem kalo sama orang baru atau lingkungan baru. Bukan dia doang ko, yg bilang gitu. Tapi orang-orang yg udah kenal sama saya juga suka bilang gitu. Biasanya, saya suka mengamati tingkah orang-orang di sekitar saya dulu, dan kalau suasananya udah dapet, baru deh bisa rada nyambung dan benar-benar nyambung.

Ngantuk, laper, cape dan pusing juga bisa mempengaruhi mood, dan membuat saya jadi diem. Kadang juga saya males ngomong. Kadang kalau mata udah mulai menganeh, enaknya makan dulu trus tidur.. baru bisa semanget!
Dan saya adalah orang yg sulit untuk berbasa-basi..

Nah, itu dia..!
Susah basa-basi!
Dari pada basa-basi trus akhirnya ga enak juga malesin khaannn…
Baru-baru ini, saya hampir terkena masalah ketika ada seorang sahabat lama menanyakan sesuatu. Gara-gara saya menjawabnya tanpa basa-basi alias to the point, secara tak sadar saya telah menceritakan hal yg fatal dan tidak seharusnya saya ceritakan sama dia..
Heuheu..

Jadi begitulah ceu! Dari pada berbasa-basi kemudian menyepet dan menghina orang di bulan puasa, lebih baik diem!

*) padahal kemaren sama si ajenk saling menghina. Heuheu.. :D

Sunday, August 31, 2008

"kamu tuh keras kepala!"

E M A N G .

dari dulu saya memang keras kepala, mungkin dari waktu saya terlahir.
dari kecil, saya mempunyai prinsip: "gue ga bakal nyesel dengan keputusan yg udah gue ambil"
ya, sebelum saya mengambil keputusan, pastinya saya sudah―lebih memikirkan resiko apa yg akan saya dapat, karna keputusan yg saya ambil tersebut memiliki alasan yg kuat.
dengan sogokan apapun, mulai dari makanan kesukaan saya, barang yg sangat saya inginkan, ataupun uang, semua tidak bisa merubah keputusan saya.
bodoh emang.
tapi daripada saya menyakiti diri sendiri, lebih baik saya menolah sogokan tsb dan tetap teguh pendirian.

buat beberapa orang, maaf saya tidak menemui kalian. bukan berarti kalian tidak berarti di hidup saya. tapi karena saya tidak ingin tidak sanggup berpisah dari kalian atau tidak sanggup menahan kecewa terhadap kalian..

spesial buat mama, maaf, aku lagi-lagi keras kepala.. aku ga mau nangis..



btw marhabban ya ramadhan smua!!

*karena beberapa bulan trakir terjadi keanehan di mp saya, yg mana setelah saya log in dan mengklik my site, contact, inbox, dan apapun itu, selalu saja kembali pada halaman setelah saya log in itu. jadi saking banyaknya yg ingin saya lampiaskan, maka saya lebih memilih untuk kembali ke blogspot.

Friday, August 29, 2008

dasar bapak kepala sekolah, demen deh ngelebih-lebihin orang!

sebelumnya, saya ingin menyapa semua temen2 blogger yg sering mengunjungi blogspot ini. sudah lama saya tidak menulis di sini.

yang akan saya ceritakan adalah kejadian beberapa hari yg lalu, yg saya pikir kejadian ini sangatlah konyol! jadi begini ceritanya..

hari senin tanggal 25 kmaren, saya dan 19 teman saya dispen mewakili sekolah untuk mendatangi pembukaan International Olympiad Astronomy & Astrophysicist di Sabuga.
sebelum pergi ke sabuga, saya dan seorang teman menjadi sok sibuk mencari teman2 kelas X dan XI untuk kumpul di depan ruang guru. setelah kumpul semua, kita disuruh balik ke kelas untuk ngambil tas. dan pada saat itu, sekolah saya sedang melangsungkan upacara bendera yg wajib dilaksanakan setiap senin pagi.
pada saat saya dan teman melewati samping lapangan upacara, saya mendengar―banyak―orang2 yg lagi upacara berkata, "ikh, itu enak banget pulang!!"
hehe.. kita ga pulang ko, cuma mau mabal.. :-)

kita sampai di sabuga jam 7.48, sedangkan acara tersebut dimulai jam 7.30, dengan catatan yg tertera di undangan: PARA UNDANGAN HARAP DATANG TEPAT WAKTU DAN TIDAK TERLAMBAT. dan tau ga, ketika kita sampai disana, pintu gedung sabuga ga ada satupun yg udah di buka buat para undangan masuk! dasar indonesia!

setelah para peserta IOAA datang kurang lebih jam 8.10, barulah pintu utama sabuga dibuka seiring dengan datangnya para tamu VIP yg mana adalah para peserta IOAA.

kita langsung digiring oleh panitia untuk segera memasuki gedung utama.

"langsung duduk aja, acaranya dimulai jam setengah sembilan" kata si mba-mba orang astro ITB.
"bukannya jam 9 mulainya?" bisik salah satu temannya.

hhmmm....
saya dan beberapa adik kelas saling berpandangan dan tersenyum kecut..
gitu toh...

ketika acara akan dimulai, saya mendapatkan SMS dari salah satu teman sekelas saya yg sedang belajar di sekolah.

"ketua genkster...!! good luck ya!"

si saya hanya tersenyum-senyum bacanya. dia kira saya mau berjaung untuk olimpiade internasional kali yak..

besoknya, saya menerima comment di friendster dari kakak kelas saya,
"ciee.. gayalah yg lolos seleksi lagi! gimana, tadi soalnya susah2 ga?"

"ha? kamu kata siapa?"

"kata pak akhmad."

"aku mah ga ikutan olimpiade lagi.. emangnya pak akhmad ngomongnya kapan? dimana?"

"si bapa ngomongnya pas upacara. jadi gini *anggep aja lagi baca dongen*. 'nah anak2, coba kalian lihat itu anak2 yg itu. mereka akan membanggakan sekolah kita. mari kita doakan semoga mereka berhasil menembus kancah internasional. dan bapa harap, kalian juga bisa seperti mereka..'"

haduh...
bapak kepala sekolahku yg terhormat..
pelis!
heuheu..

jadi, teman2ku sekalian, kemarin itu saya ga ikutan olimpiadenya..
keren amet kalo saya bisa lolos ke tingkat Internasional!


adik-adik kelasku..! kalo mau sering2 dispen ikutan astronomi aja!!
*) promosi dadakan