Saturday, April 17, 2010

i love this saturday night

Saya suka malam ini. Ilmu ikhlas berhasil saya terapkan, dan ternyata mujur. Berlapang dada dengan kenyataan yg ada ternyata membawa berkah buat saya, dari pada ga nerima kenyataan dan bawaannya ga tenang, kesel, benci..

kurang lebih 4 jam terakhir ini, kerjaan saya senyum-senyum ga jelas. Ditambah dengan melihat kenangan 3 tahun lalu di dunia maya, dan membaca tulisan-tulisan di blog ini. By the way saya udah lamaaaaaaaaaaa banget ga nulis disini. Sebenernya postingan setaun terakhir ini disini saya import dari multiply, jadi saya ga perlu nulis dua kali atau ngopy-paste.

Dan, hey! Saya kembali, hanya untuk melampiaskan rasa senang tiada tara setelah beberapa hari yang lalu mata saya bengkak dalam waktu yang lama.

Kerjaan saya di depan laptop malam ini adalah senyum-senyum ga jelas.

Udah ah, sebenernya agak berat untuk bilang kalo saya bakal jarang nulis disini lagi seperti 2 tahun terakhir. Dan sedih sejujurnya.

Tapi saya berpikir, "cukup saya menulis disini, biarlah Freshlyface menyimpan tulisan-tulisan bocah saya yg sangat curhat ini dari jaman kelas 3 SMP, dan saya terus menulis di Pandaminnank, sebagai jurnal pribadi saya di masa SMA yg sebentar lagi ini habis."

Oke, ketemuan di pandaminnank ya, dan kamu akan menemukan perubahan gaya curhatan dan mengenal saya lebih dalam. halah!

~A big kisses from Panda. Mwaaaaaaahh...!

Sunday, January 10, 2010

formspring.me

siapa cowo yg paling disayang? hayo ngakuuuuu... :)

ga perlu mikirin perasaan lagi dan ga perlu hahihuheho, jelas papa adalah cowo yg aku sayang.
papa itu adalah orang yg sangat menyenangkan dan terkadang menyebalkan. yg bikin kesel nih, papa itu tipe ayah yg keras dan ga pernah bedain gender, jadi cewe sama cowo di mata papa sama aja. ga ada salahnya perempuan berusaha seperti laki-laki, tapi tidak seharusnya laki-laki seperti perempuan. jadi sangat malang kalau ada cewe rese, nyolot, ga sopan, urakan, dan sangat anonoh. dan kalo ada cowo yg seperti preman, silahkan persiapkan batin dan mental apabila berhadapan papa. intinya papa itu cadas! *jelas lah ya, tipe cowo seperti apa yg papa mau buat saya.

yg nyenenginnya, papa itu konyol dan sering bikin saya tepuk jidat! dulu saya kurang suka sama sikap papa yg aneh, kemudian saya tersadar bahwa itulah ciri khasnya. pernah ada kasus sama papa dan nulis di mp dan ada yg nasehatin, "mau segimana galak atau kerasnya ayah kamu, dia itu tetep ayah kamu. jadi cobalah kita sebagai anah ngerti, karna itu buat kebaikan kamu juga." setelah membaca nasihat itu dan saya bermalah sama papa, saya langsung aja teringat akan hal tersebut.
oh ya, aku juga sayang abang!
*aduh jadi curhaaaaat :)

Ask me anything

Saturday, January 02, 2010

formspring.me

Ask me anything http://formspring.me/freshlyface

Sunday, December 27, 2009

Happiness is a bad memory

Saya seperti biasa senang sekali berkeliaran di dunia maya untuk membaca sesuatu yg menarik hasrat keingin tahuan saya. Dan saya menemukan tulisan lama teman dekat saya, yg mana dulu hubungan kita baik-baik aja, ga kaya sekarang.

Di tulisan itu saya memberi komentar dan teman-teman dekat yg lain juga, yg menggambarkan bahwa we're in the good mood. Dan saya tau betul apa yg membuat saya beberapa waktu yg lalu senang, bahagia.

Pernah saya baca sebuah quote yg berbunyi, "Happiness is a good health and a bad memory."
Dan emang bener sih. Saya setuju.

Ketika si kebahagiaan datang, semua hal yg berbau positif pasti dilakukan, yg penting senang. Beda dengan orang yg lagi ga bahagia, pasti bawaannya bete, marah-marah, cemberut, atau apapun itulah, yg salah satu akibatnya bisa menyebabkan penuaan dini dan mengurus.

Yg sedang saya rasakan sekarang (dengan keadaan yg telah berubah) mengenai tulisan temen deket saya itu adalah, happiness is a bad memory.

Saya nyesek baca tulisan tersebut, dan hanya bisa tersenyum pahit.

Saya justru lebih sering tertawa membaca tulisan-tulisan lama yg agak menyedihkan dibandingkan tulisan dengan mood bagus. Dan dari pengalaman yg tidak menyenangkan saya mendapat banyak pelajaran. Dan akhir-akhir ini, hal penting yg baru saya sadari adalah tidak boleh terlalu terikat dengan sesuatu.

*MENYADARI dengan MENGETAHUI itu BEDA.

Saturday, August 08, 2009

Sinih Aku Masakin

Aku tidak punya racun untuk kujadikan bumbu masakan yg lezat sayang.
Aku malas masak tanpa racun, karena tanpa racun kamu akan baik-baik saja memakan masakanku.
Aku tak mau kamu baik-baik saja, aku ingin kamu kejang-kejang dan tewas dengan mulut berbusa setelah memakan menu spesial buatanku.
Dan aku akan senang hati menggalikan liang lahat untuk kamu, berapa meter pun kedalaman yang kamu pinta.
Aku akan gali dengan segenap tenagaku.
Karena aku mencintaimu sayang!



Monolog - Riesca Dwi Putri Dhamayanti
Horison, Edisi 1 th. 2009

Sunday, July 26, 2009

Tears

Kamu yang bilang bahwa kamu tidak suka melihat orang menangis.
Kamu yang bilang bahwa segala sesuatu itu tidak akan terselesaikan dengan tangisan, berbicaralah, jelaskan apa yg ada dibenakku.
Tapi jika kamu menjadi aku bagaimana?
Aku yang bukan tipikal orang penjelas, aku hanya bisa tenang dengan melampiaskannya dengan tulisan yang kata kamu ga penting.
Jika aku memakai pertanyaanmu itu untukmu bagaimana?

Kamu bukan aku dan aku bukan kamu.
Jelas.
Jadi seharusnya kamu tau, kadar ke-melan-kolisan tiap individu berbeda. Ada yg seperti kamu, tidak mudah menangis karena hal kecil. Dan ada yg sepertiku, mudah sekali menangis karena hal kecil. Dan ada juga orang yang berada diantara kita.
Jangan tanyakan aku mengapa, karena itu sama saja kamu kembali menyulut percikan api dalam hatiku.
Cukup kamu pergi, tinggalkan aku sendiri.

Sunday, July 12, 2009

Cari Muka

Angkat pantat ilang tempat.
Begitulah kondisi di kereta Argo Wilis dari Surabaya menuju Bandung sabtu kemarin. Selama perjalanan 12 jam tersebut, saya hanya 3 jam duduk di kursi saya sendiri.

Sekolah saya menyewa 5 gerbong. Temen-temen dari gerbong lain banyak yg mengedar di gerbong saya, dan konsekuensinya, kursi saya lenyap! Saya dan kodok pun memutuskan ke gerbong orang-orang yg mencuri kursi kita dan duduk disana.

Karna penggemar kodok semakin banyak saja dan saya agak serem banyak cowo-cowo yg agresif sama kodok, saya langsung aja narik kodok ke gerbong semula. Ternyata di gerbong kita sama aja, ada si Togar yg minta dicomblangin ke kodok. Untungnya kursi saya kosong dan kodok pun sembunyi disana.

Saya pun mengedar ke belakang, ke tempat genk autis main uno. Saya yg ingin ikutan harus menunggu. Karna lama maka saya memutuskan cari kursi dan alhasil tak ada. Saya pun berjalan ke tempat kodok dan nurina, wah ternyata si Togar ada di kursi sebrang.

Karna saya cape, maka saya duduk di bawah, di penyangga kaki kursi Nurina yg ada di pinggir. Saya menyandar di lutut Nurina kemudian geleng-geleng karna tingkah Togar makin parah.

"cari muka DIDEPAN kodok.." kata saya.
"cari muka DIBELAKANG bugenk.." kata kodok.
"ha..?" saya ga ngerti apa maksud kodok.
"tuh liat dibelakang ada papah panda," kodok cengengesan.

Saya mendongkak ke belakang, tapi tak terlihat karna terhalang kursi depan. Ya udah saya dan kodok geleng-geleng sambil cengengesan.

Tak lama kemudian, terdengar suara papah panda menawarkan sesuatu pada Nurina. Saya pun membalikan badan melihat tingkah pongah papah panda tapi tetap sandaran di lutut Nurina.

"apaan nih?" tanya Nurin.
"coba aja, enak," jawab papanda.

Yg ditawarkannya adalah mie bihun yg masih dibungkus plastiknya, yg diremukkan dan dimakan mentah.
Nurin pun mengambil dikit, dan papanda jalan lagi ke arah belakang untuk menawarkan makanannya itu.
Kurang ajar nih, saya ga ditawarin.

Setelah Nurin makan, terlihat dari raut mukanya kalo mie bihun tersebut tak enak. Saya dan kodok ketawa-ketawa.

Sekitar 2 jam kemudian kereta sampai di Bandung, dan saya masih tidak sempat duduk di kursi saya. Genknya Togar diem di gerbong saya mulu, ditambah papah panda yg selalu berkeliaran mulu.

Setelah turun kereta, kodok menyuruh melihat ke tempat papah panda. Dia di jemput keluarganya dan tau gak, ternyata adikknya lebih lucu dari pada papah pandanya. :)

Repost from pandaminnank.multiply.com

Friday, July 03, 2009

One Way to Mature Life

ga tau kenapa nih, kalo hati saya lagi agak-agak ga nyaman saya lebih milih untuk nulis disini daripada cerita sama temen.

perasaan saya sedang bener-bener ga jelas. antara seneng, kesel, marah, ingin nangis, dan penasaran.

kadang saya ga suka kondisi yg kaya gini. tapi di sisi lain saya sangat menikmatinya.

ya, saya akan menikmatinya saat ini.
temen saya bilang, 'one way to mature life'.

*senasib kita Ki. semangat!

Wednesday, February 18, 2009

Hei!

HUUUUUUUUUUUAAAAAAAAAAAAAAAA...........!!!!
Udah lama nih, ga main di sini!
Maaf ya, bagi temen-temen blogger yang nyapa tapi ga diwaro ato apapun itu!
hehehe...
lagi pengen nulis aja nih!
makanya mampir aja ke multiply saya!
*ga setia nih, anaknya. :D

Monday, September 15, 2008

Cape tau, jadi KM yg multitalented!

Ga multitalented juga kali ya..

Tapi multifunction!

Mengertilah kalian teman-temanku..

Taun lalu saya jadi KM di kelas, tepatnya KM multifunction.

Jadi KM iya, bendahara dadakan, sie. Rohani juga, sie. Konsumsi, sie. Keamanan, dan jabatan-jabatan yg lainnya. Hanya sekretaris yg menjalankan tugasnya dengan baik. (Rara Piranha, Pretty… tenkyu yah, kalian berdua..!)

Nah, setelah beberapa hari yg lalu ketika sedang belajar PKn, si guru saya menjelaskan,

“kalo dalam OSIS, semua urusan OSIS bukan hanya ketuanya aja yg kerja kalo ada kegiatan. Kan di OSIS itu udah dibagi-bagi jabatannya, ada Bendahara, Sekretaris, sie. Keamanan, sie. Rohani, sie. Kesenian, dan yg lainnya. Misalnya Farish ketua OSIS, trus Indah ketua sie. Kesenian. Nah, kalo ada acara-acara yg berhubungan dengan kesenian, Farish ga perlu ikut campur, karena itu udah bagian Indah. Jadi Farih hanya jadi pengawas, kalo-kalo ada yg kerjanya ga bener. Trus misalnya Tessa ketua sie. Rohani. Di bulan Ramadhan, biasanya ada acara-acara sanlat atau bagi-bagi zakat ke yg membutuhkannya. Nah, Farish ga perlu juga ikut campur, karena itu udah tugas Tessa…. “

Saya hanya tersenyum-senyum pait mendengarkan penjelasan si Ibu.

Tuh kan!

Gue yg selalu di tegur kalo kelas ribut.

Gue yg selalu ditegur kalo uang kas ga jalan.

Gue yg selalu ditanya sama guru tiap kali mulai pelajaran, “sekarang ayat berapa?”

Gue yg selalu bertugas sebagai KM sendirian, tanpa si wakil KM yg biadab itu yg nyaris di DO..

Gue yg sempet pundung terus nangis gara-gara temen-temen yg udah di ceramahin tiap hari tapi ga insyaf-insyaf. (dan setelah gue nangis, barulah mereka diem)

Gue yg selalu disepet-sepet (dan gue bales sepet) tentang keadaan kelas yg SANGAT TIDAK KONDUSIF..

GIMANA MAU KONDUSIF KALO GA ADA KERJASAMANYA SAMA ANAK-ANAK YG LAIN??

Heuheu..

Hey! Sadar donk, itu semua bukan tugas gue! Tugas gue cuma mimpin kelas, baru kalo ada sesuatu yg ga beres gue bertindak!

Itu cerita setaun yg lalu.

Sekarang saya menjabat sebagai KM lagi. Sejauh ini, ada beberapa sie. yg tidak bertanggung jawab. Bendahara, sie. Rohani, dan sie. Peralatan. (heh, serius, gue kesel sama kalian!)

Si bendahara ga pernah mau nagihin uang kas kalo saya ga nyuruh dia. Dan yg paling membuat saya kesal, naik darah, dan murka adalah si sie. peralatan!

Tugas sie. peralatan adalah menjaga dan bertanggung jawab dengan peralatan milik kelas.

“ndah, ini Styrofoam mo disimpen dimana??”

“ndah, gunting kelas ko ilang??”

“ndah, double tip dimana??”

“ndah, tolong mintain uang ke bendahara lah!”

Itu masih beberapa. Tau ga, cara dia ngucapinnya gimana??

Ngucapin dengan suara pelannya tapi selalu ada penekanan disetiap pertanyaannya, raut muka yg sok penting…, sambil memicingkan matanya sebelah. Knapa ga juling aja sekalian? Heuheu..

haaarrrggghhh… saya yg bukan orang penyabar, jelas donk langsung emosian, dan ngejawab pertanyaan-pertanyaannya itu dengan males, “mana gue tau!”

Untung aja saya bukan tipe orang yg suka marah-marah di depan orang lain. Itu kelemahan saya. Kalo saya marah pasti saya nangis.

Hahaha…

Buat temen-temen saya yg baca postingan ini, tolonglah mengerti..

Selain cape fisik, batin juga cape tauk..